Aurabengkulu.com- Bengkulu utara, Taba Baru, 15 Agustus 2026 — Kelompok Tani Sinar Harapan I di kawasan Talang Reguk, Desa Taba Baru, Kecamatan Lais, Kabupaten Bengkulu Utara, kini berupaya memulihkan lahan sawah seluas 30 hektar yang selama bertahun-tahun tidak tergarap.
Kendala utama yang membuat tanah subur terlantar adalah gangguan saluran irigasi akibat kekurangan bronjong. Tanpa pelindung tebing saluran, air tidak dapat mengalir lancar ke petak-petak sawah. Selama ini warga hanya menggigit jari, karena sebagian besar kebutuhan hidup masyarakat desa sangat bergantung pada hasil panen sawah.
“Kami sangat berharap Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara dapat memperhatikan nasib kami. Sebagian besar kebutuhan hidup keluarga kami bergantung sepenuhnya dari hasil sawah ini. Jika irigasi terjamin dengan bronjong yang cukup, maka lahan yang tidur ini akan kembali hidup, pangan tercukupi, dan ekonomi warga berangsur pulih,” ujar Ketua Kelompok Tani dengan penuh harap.
Kelompok tani sudah siap tenaga dan semangat untuk mengolah lahan, namun perlu dukungan pemenuhan kebutuhan bronjong agar saluran air kokoh dan lestari. Harapan besar ini ditujukan kepada Pemkab Bengkulu Utara, agar langkah kecil dari warga ini mendapat dukungan nyata demi ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di Desa Taba Baru.(Rama ab)












